Buku Problematika Pembelajaran Matematika: Mengapa Sulit dan Bagaimana Mengatasinya? mengkaji secara komprehensif berbagai faktor yang menyebabkan matematika sering dipersepsikan sebagai mata pelajaran yang sulit dan menakutkan. Permasalahan pembelajaran matematika tidak hanya berakar pada aspek kognitif, seperti miskonsepsi konsep dan pembelajaran yang terlalu simbolik, tetapi juga pada aspek afektif berupa kecemasan matematika (math anxiety), serta aspek pedagogis yang meliputi metode mengajar, kurikulum, asesmen, dan integrasi teknologi yang belum optimal.
Melalui pendekatan analitis dan reflektif, buku ini memaparkan problematika pembelajaran matematika pada berbagai jenjang pendidikan—dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi—yang disajikan dalam bentuk kajian teoretis dan kisah nyata di kelas. Analisis tersebut menunjukkan bahwa kesulitan matematika sering kali merupakan hasil dari pengalaman belajar yang kurang bermakna, bukan semata-mata karena rendahnya kemampuan atau bakat siswa.
Sebagai solusi, buku ini menawarkan strategi praktis dan aplikatif, seperti pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning), Problem-Based Learning, Project-Based Learning, pembelajaran kolaboratif, serta pemanfaatan teknologi secara pedagogis. Selain itu, buku ini juga menekankan pentingnya keselarasan antara tujuan pembelajaran, aktivitas belajar, dan asesmen sebagai fondasi perbaikan sistemik.
Dengan bahasa yang komunikatif dan berbasis kajian ilmiah, buku ini diharapkan menjadi referensi bagi guru, mahasiswa pendidikan, orang tua, dan pemangku kebijakan dalam membangun ekosistem pembelajaran matematika yang lebih inklusif, humanis, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir kritis serta pemecahan masalah di abad ke-21
